![]() |
Pantai Labu, Patroliberita.com | Meski berulang kali diberitakan dan menjadi sorotan, aktivitas galian C yang diduga ilegal di Desa Durian, Dusun II, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, tak kunjung berhenti hingga Minggu, 19 April 2026. Bahkan, terpantau aktivitas tersebut kian meningkat, puluhan hingga ratusan dump truck yang terus keluar-masuk dari lokasi setiap hari.
Situasi ini kian meresahkan warga dan memunculkan kekhawatiran serius terhadap dampak kerusakan lingkungan serta infrastruktur di kawasan tersebut.
Sejumlah warga yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut, aktivitas galian itu diduga dikelola oleh pihak-pihak berinisial Re (alias Za), Ru (alias Di), dan De (alias Di), Hingga kini, kegiatan tersebut disebut-sebut belum mengantongi izin resmi dari instansi berwenang.
![]() |
Warga juga mengungkapkan, aktivitas tersebut awalnya diduga berkedok program cetak sawah. Namun dalam praktiknya, tanah hasil galian justru diperjualbelikan ke luar daerah untuk meraup keuntungan.
“Awalnya kami kira untuk cetak sawah, tapi ternyata tanahnya dijual keluar. Kami merasa dirugikan,” ujar seorang warga.
Selain berpotensi melanggar aturan, aktivitas itu dinilai telah menimbulkan dampak nyata, mulai dari kerusakan jalan akibat lalu lintas kendaraan berat hingga ancaman terhadap kelestarian lingkungan.
Desakan warga pun menguat. Mereka meminta Polresta Deli Serdang bersama Polda Sumatera Utara segera turun ke lokasi untuk menghentikan aktivitas, menertibkan kawasan, serta menindak tegas para pelaku.
Tak hanya itu, warga juga mendesak agar alat berat berupa ekskavator yang digunakan dalam aktivitas tersebut turut diamankan sebagai barang bukti.
“Kami berharap ada tindakan nyata dari aparat penegak hukum. Jangan sampai aktivitas ini terus dibiarkan,” kata warga lainnya.
Terpisah, saat dikonfirmasi awak media patroliberita.com pada Minggu pukul 09.50 WIB, Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, AKP Marvel Stefanus Arantes Ansanay, belum memberikan tanggapan terkait maraknya aktivitas tersebut. Meski pesan yang dikirim telah centang dua.
{Team}

.jpg)
Posting Komentar