
Deli Serdang, Patroliberita.com | Maraknya praktik perjudian togel di Kabupaten Deli Serdang kembali menuai sorotan tajam. Aktivitas ilegal tersebut dilaporkan kian terang-terangan beroperasi, khususnya di Kecamatan Pantai Labu dan Kecamatan Batang Kuis, sehingga menimbulkan keresahan luas di tengah masyarakat.
Sejumlah warga menyebut, praktik judi togel yang berlangsung di dua kecamatan itu diduga kuat dikendalikan oleh seorang bandar besar berinisial Aseng Kayu, yang dikenal sebagai pemain lama dalam jaringan perjudian togel di Sumatera Utara. Ironisnya, meski telah berulang kali diberitakan dan menjadi perhatian publik, aktivitas tersebut dinilai masih terus berjalan hingga saat ini.
Menanggapi kondisi tersebut, tokoh agama asal Kabupaten Deli Serdang, Edi Prayogi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas semakin meluasnya praktik perjudian togel di tengah masyarakat. Ia secara tegas mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Kapolres Deli Serdang, untuk segera mengambil langkah konkret dan tegas dalam memberantas seluruh bentuk perjudian togel yang meresahkan warga.
“Kami sangat berharap perjudian togel ini tidak terus merebak di tengah masyarakat, apalagi dalam waktu dekat umat Islam akan memasuki bulan suci Ramadhan. Praktik ini jelas bertentangan dengan nilai-nilai agama dan sangat berpotensi merusak moral serta masa depan generasi muda,” tegas Edi Prayogi saat dikonfirmasi.
Menurutnya, pembiaran terhadap praktik perjudian tidak hanya mencederai nilai-nilai keagamaan, tetapi juga berdampak serius terhadap kondisi ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat. Ia menilai, jika tidak segera ditindak secara menyeluruh hingga ke akar-akarnya, praktik perjudian togel dikhawatirkan akan semakin mengakar dan sulit diberantas.
Sejalan dengan pernyataan tokoh agama tersebut, masyarakat juga berharap Polresta Deli Serdang dan Polda Sumatera Utara dapat menunjukkan komitmen nyata melalui penegakan hukum yang tegas, terukur, dan berkelanjutan terhadap jaringan perjudian togel yang diduga dikuasai bandar besar tersebut.
Warga menegaskan agar tidak ada lagi pembiaran terhadap aktivitas ilegal ini. Penegakan hukum yang konsisten, transparan, dan tanpa pandang bulu dinilai sangat penting demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus melindungi masa depan generasi muda di Kabupaten Deli Serdang.
(Team)
Posting Komentar